Penulis : Mohammad Imam Farisi
Judul : Kurikulum Rekonstruksionis Dan Implikasinya Terhadap Ilmu Pengetahuan Sosial: Analisis Dokumen Kurikulum 2013
Jurnal : PAEDAGOGIA: Jurnal Penelitian PendidikanAgustus 2013,  Jilid 16, Nomor 2, hal. 144 – 165
Penerbit : FKIP Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS)
ISSN : 1026 – 4109
Abstrak : Penelitian ini bertujuan mengkaji dan mendeskripsikan karakteristik kurikulum sekolah 2013 dan implikasinya terhadap sejumlah aspek substantif Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) sebagai mata pelajaran, mencakup aspek rekonstruksi definisi dan tujuan, kompetensi dasar, organisasi konten/isi, bahan belajar, mata pelajaran, dan pembelajaran serta implikasi kurikulum 2013 terhadap perubahan peran-peran pedagogis guru. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka dari sumber-sumber primer. Sumber data berupa dokumen. Teknik analisis menggunakan teknik analisis isi yang difokuskan pada upaya menemukan, mengidentifikasi, dan menganalisis secara kritis unsur-unsur penting dalam dokumen. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dalam sejarah pengembangan kurikulum sekolah Indonesia, setidaknya telah terjadi delapan kali perubahan kurikulum. Diantara perubahan kurikulum tersebut, kurikulum 2013 merupakan ikhtiar dan produk akademik yang sangat ilmiah, setelah kurikulum 1975. Aspek spesifik terpenting dan mendasar kurikulum 2013, yaitu penggunaan filsafat rekonstruksionisme sosial dan teori Gestalt sebagai landasan pengembangannya.
Kata Kunci : kurikulum rekonstruksionis, ilmu pengetahuan sosial, kurikulum 2013
Link Web : https://mfarisiblog.files.wordpress.com/2014/02/34-pedagogia-kurk2013.pdf

88x31

Attribution-NonCommercial-ShareAlike
CC BY-NC-SA

You are free:

  • to Share — to copy, distribute and transmit the work
  • to Remix — to adapt the work