Penulis : Mohammad Imam Farisi
Judul : Meneguhkan Kembali Jatidiri Bahasa Indonesia sebagai Kekuatan Integrasi Bangsa.
Nama Kegiatan : Seminar Regional “Keberbahasaindonesiaan”
Penyelenggara : UPBJJ-UT Surabaya
Tempat dan tanggal : SMKN 3 Pamekasan, 26 Mei 2005
Abstrak : Belakangan ini, ruang sosio-kultural dan politik masyarakat Indonesia pekat dengan berbagai persoalan seperti: konflik, vulgarisme, pornografi dan pornoaksi, separatisme, dan semacamnya. Secara tidak disadari, persoalan tersebut sudah memasuki kawasan kebahasaan, dan makin memekatkan persoalan yang ada. Persoalan yang semula ada di ruang sosio-kultural dan politik telah berpindah ke ruang bahasa. Dalam kondisi seperti itu, bahasa Indonesia “telah menjadi tiran”, di mana kaidah-kaidah “efimisme” bahasa Indonesia yang menyediakan prinsip “fatsoen berbahasa”, mengalami distorsi ke arah “desfimisme”. Bahasa Indonesia seakan telah tercerabut dari fungsi dan jatidirinya sebagai “bahasa persatuan” dan “kekuatan pengintegrasi bangsa”.
Kata Kunci : fatsun berbahasa, desfimisme, politik bahasa nasional.
Link Web : https://mfarisiblog.files.wordpress.com/2013/05/01-bahasa.pdf

88x31

You are free:

  • to Share — to copy, distribute and transmit the work
  • to Remix — to adapt the work